Prabowo Beri Kabar Penting, Nasib Nelayan RI Bakal Berubah
Warta Perikanan – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus merampungkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Presiden Prabowo menargetkan pembangunan tahap awal sekitar 1.300-an rampung pada akhir tahun 2026.
“Pertama kali, akhir tahun ini sasaran kita 1.300 sekian desa nelayan,” ungkap Prabowo dalam dialog bersama para jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (6/9/2026), kutip Warta Perikanan melansir dari CNBC Indonesia, Rabu (16/9/2026).
Baca juga: KKP Modernisasi PPN Kejawanan Cirebon Jadi Pelabuhan Bertaraf Internasional
Prabowo menjelaskan, proyek kampung nelayan merah putih atau KNMP bukan hanya sekadar modernisasi. KKP akan membangun sejumlah fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan produktivitas masyarakat nelayan.
Dalam penjelasannya disampaikan, sejumlah fasilitas utama di lokasi KNMP di antaranya pabrik es, gudang beku, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan nelayan. Sehingga kampung nelayan di Indonesia tak lagi kumuh tetapi menjadi modern bak di negara maju.
“Jadi ini, apa itu pilot project ya, ada pabrik es, ada cold storage, ada balai pelatihan, ada tempat pelelangan, kemudian ada tempat untuk kapal-kapal diperbaiki, bengkel nelayan, ada dermaga,” kata Prabowo.
Baca juga: Menteri KKP Tegaskan Nindya Karya Garap Proyek PPN Kejawanan Tepat Waktu
Tidak hanya itu, Prabowo meyakinkan, proyek KNMP ini adalah bukti kalau pemerintah sangat memperhatikan nelayan. Dengan hadirnya fasilitas tersebut, kehidupan nelayan Indonesia bakal berubah.
“Juga nanti desa nelayan. Jadi selama Indonesia 81 tahun merdeka desa-desa nelayan enggak diurus. Dia mau beli es enggak ada pabrik es, dia mau cari solar susah, dia mau cari jaring yang cocok juga susah. Enggak diurus dibiarin,” pungkasnya. (B)



















